Memupuk Jiwa

  1. Dalam suatu situasi mempelajari kondisi dan terus berpijak pada toleransi.
  2. Panca indera menciptakan rasa butuh, pelajarilah kemampuan dan kesanggupan diri sendiri dan
    keadaan, sikap dan tanggapan lingkungan.
  3. Menyusul tindakan yang antara lain :
  1. Kasar2.   
  2. Lunak.   
  3. Tegas.   
  4. Lemah.                                                                                                                
    Yang paling tepat ialah mengambil kebijaksanaan dan bertindak lunak dan tegas dan jelas
  1. Pedoman utama ialah :                                                                                                 
    Jangan terlalu membesar-besarkan harga diri dan rasa hak.
  1. Yang  mutlak ialah rasa mempertahankan  eksistensi, jangan cacat, jangan luka, jangan sakit dan  
    jangan musnah.

    Hal2 yang perlu ditingkatkan pada manusia :

  1. Kedewasaan (7 tingkatan)
  2. Pemupukan jiwa (mawas diri, situasi, kondisi  dan toleransi)
  3. Kesehatan
  4. Taraf hidup
  5. Rasa bermasyarakat (harga menghargai)                                                        
    Mempertahankan Damai Amal Karya.
  1. Sadar akan mengakhiri hidup tanpa diketahui kapan terjadinya.

    Dengan mempertahankan dan melaksanakan pasal-pasal no 2 s/d 6 dengan sendirinya kita akan
    meningkat dalam kemampuan menerima informasi abstrak.
    Dengan kata lain kita dapat berhubungan dengan hal2 yang dapat dikatakan alam gaib tanpa adanya
    suatu keinginan/ usaha untuk mencapainya.
    Dosa yang perlu dihapuskan dengan amal.
    Dosa atau dengan istilah lain, yaitu hal2 yang negatip yang tercatat pada record meliputi baik yang
    diperbuat pada kehidupan sekarang maupun yang diperbuat pada masa lalu.
    Jika menggunakan istilah kredit berarti kredit masa sekarang dan juga kredit masa lampau yang belum
    terbayar.

    Kedewasaan jiwa :

  1. Pemupukan jiwa
  2. Peningkatan hal2 yang menuju pada pemupukan jiwa
  3. Kesadaran mengenai eksistensi diri sendiri, tidak lain dari pada salah satu bentuk manifestasi (hanya
    komponennya lebih komplek)
  4. Kesadaran mengenai nilai diri tidak lain dari  pada amal yang kita tinggalkan (selama hidup)

    Lapisan ingatan

    Orang  yang masih sederhana pemikirannya/ terbuka  --> lapisan ingatannya tidak banyak, tidak
    berbelit-belit, sehingga ketegangannya berkurang.
    Manusia  yang lapisan ingatannya banyak, lebih mudah menjadi tegang. (karena harus meng-ingat2 dan
    konsentrasi terhadap siapa yang dihadapinya)

 Perbandingan
  1. Orang kaya yang hidupnya sederhana itu baik.
  2. Orang kaya yang hidupnya sesuai kemampuannya juga baik.

    Tapi jika dibandingkan antara A dan B harus dilihat dari segi lainnya, yaitu faktor anak dan istri
    (terutama perasaannya).
    Jika kita lihat dari segi ini tentunya B akan lebih tenang, sebab istri dan anaknya B lebih tenang dari istri
    dan anaknya A.
    Sehubungan dengan pasal 4 diatas, yaitu "diri sebagai amal yang ditinggalkan selama hidup".
    Dengan amal yang kita perbuat, timbul kenikmatan dari orang2 yang merasakan perbuatan kita tadi.
    Kenikmatan ini yang mendorong kita dan meringankan untuk berpindah tingkatan roh (nirwana, para  
    nirwana dan maha para nirwana).
    Rasa pada badan selama hidup akan terbawa oleh roh dan akan menjadi salah satu penentu bagi
    konduite roh. Tapi hal yang negatip dari rasa ini dapat menjadi kecil/ luntur  jika roh dalam  
    masyarakat  menyesuaikan diri dengan hukum2 nilainya
Ada Pertanyaan ? Joint Group Hidup Tenang
Sebelumnya
Berikutnya
    PT. Cipta Mulia Sentosa menyediakan filter air, sparepart dan media filter
    untuk semua kebutuhan memproses : Air bersih untuk pabrik AMDK,
    Franchise Isi Ulang, Air Murni & Ultra Murni untuk proses produksi &
    Farmasi, Air Langsung di Minum dengan teknologi Reverse Osmosis dan Ultra
    Violet untuk Karyawan, Rumah Sakit, Pabrik, Kantor, Rumah tinggal dll.