Pada umumnya jika orang2 mempersoalkan mistik/ ilmu mistik, yang menjadi pokok pembicaraan ialah antara lain :
- Gejala2-nya yang dihasilkan/ terwujud.
- Hasil2-nya/ akibat2-nya.
- Tempat kejadian/ lokasi.
- Nilai/ ukuran bobotnya.
- Pribadi yang menjadi penyebabnya.
- Orang2 yang menikmati hasilnya.
- Korban2-nya.
- Jika diketahui pemerannya, akhirnya yang menjadi topik pembicaraan adalah pemerannya itu.
Yang dikaitkan langsung adalah modus kemampuannya dari sipemeran yang biasanya disebut "orang pintar" atau "dukun"
- Jika diketahui tempat terwujudnya gejala mistik, yang menjadi topik pembicaraan adalah lokasi dan
jenis gejalanya Dalam hal demikian sumber atau lokasinya bisa antara lain :
- Roh2 halus.
- Jin, Setan, Iblis.
- Parakana/ kuntilanak/ dan masih banyak sebutan2 lainnya yang lazim diucapkan diberbagai
daerah2 diseluruh negeri (Indonesia).
- Malaikat.
- Roh pelindung.
- Dan lain2 dan lain2 yang antara lain dibayangkan penguasa halus setempat.
- Gejala2 alam/ proses2 hukum alam umum/ biasa yang tidak dimengerti oleh masyarakat (setempat)
bagaimana mekaniknya biasanya digolongkan oleh masyarakat sebagai gejala mistik.Terwujudlah berbagai cerita yang ada kalanya dikaitkan dengan orang2/ pribadi2 yang menurut cerita peninggalan (legenda) adalah orang2 yang pernah berkuasa dilingkungan itu pada masa silam. Cerita2 demikian bisa juga disangkutkan dengan antara lain :
- "Orang pandai_" alias dukun besar.
- Pujangga.
- Hulubalang/ Panglima perang.
- Seorang putri dari kerajaan.
- Perkelahian antara 2 orang yang tergolong kaliber setempat, suatu murka yang menimpa
seluruh penduduk desa yang menelan banyak korban, misalnya penyakit menular (epidemi) atau gempa bumi/ banjir besar/ gunung meletus/ tanah longsor yang cukup luas dll. dll.
- Gejala2 alam lainnya dengan ukuran lingkungan (areal) kecil/ terbatas dimana pernah/ masih
terwujud/ terbukti keajaiban2, pasti akan digolongkan oleh masyarakat yang rendah pengetahuan sebagai kesaksian mistik. Misalnya disuatu lembah tertentu dilarang orang berkunjung pada masa2/ saat2 tertentu sebab telah sering jatuh korban, misalnya sebab gas beracun yang tidak dimengerti oleh masyarakat. Gas2 demikian bisa saja berasal dari dalam tanah atau dari tanaman2 tertentu. Yang dapat dituduh dalam hal demikian biasanya adalah roh2 halus dengan berbagai sebutan/ ucapan/ nama yang ditambah dengan cerita2 sebagai bumbunya untuk menguatkan bobot kepercayaan atas kekuasan roh2 halus itu.
- Gejala2 alam lainnya dalam ukuran lebih terbatas/ kecil lingkungannya misalnya didalam suatu
rumah hal2 yang terbukti berulang kali misalnya penghuni rumah itu gampang jatuh sakit walaupun penghuninya ber-ganti2. Bisa juga dalam bentuk adanya selalu percekcokan dirumah tersebut.
Sumber dari hal tersebut bisa dari berbagai hal antara lain sebagai berikut :
- Pengaruh dari dalam tanah, misalnya adanya arus yang memberi induksi kedalam rumah diatasnya.
- Kehadiran mineral2 tertentu didalam tanah dibawah rumah.
- Pengaruh kontruksi rumah/ bahan2 bangunan pada gedung/ rumah. misalnya tembok gampang
mengundang dan menahan lembab/ akustiknya yang bisa mewujudkan kombinasi suara dengan efek negatip terhadap syaraf2 pada penghuni rumah itu.
- Suatu proyeksi yang diwujudkan oleh suatu kejadian pada masa lalu, dimana proyeksi tersebut
masih tetap ada, misalnya orang pernah bunuh diri dalam rumah itu.
- Kehadiran roh2 halus dalam suatu bangunan rumah.
Demikianlah sebagian kecil saja dari jumlah gejala2 mistik yang dapat disaksikan oleh manusia.
|