Roh2 dari kelas tertentu mempunyai hubungan atau suatu sistim komunikasi (lalu lintas) dengan manusia dengan cara ber-beda2, antara lain :
- Roh2 berasal dari manusia :
Perhatian/ komunikasi 2 arah (timbal balik) dengan penuh keyakinan dan kesadaran.
- Roh2 yang berkesempatan membimbing orang2 keahlian/ bidang2 tertentu.
- Roh2 yang berwenang mengatur umat manusia dalam kelompok/ suku/ bangsa.
- Roh2 yang berkompeten menyampaikan petunjuk2 pada pribadi2 tertentu dalam bentuk ilham
untuk disebarkan pada dan untuk kepentingan umat manusia.
- Roh2 yang bertugas menyampaikan amanat kepada pribadi2 terpilih dalam suatu bentuk wahyu
untuk disebar luaskan antara umat dan untuk keselamatan dunia dan akhirat bagi umat manusia.
- Roh2 yang dalam mempertahankan eksistensi ada kaitan dengan kehidupan/ daya upaya manusia.
- Roh2 yang dalam mempertahankan eksistensi mengambil keuntungan/ manfaat tertentu dari
kesibukan / gerak gerik manusia.
- Roh2 yang dapat menikmati sampah2 yang dibuang manusia.
- Roh2 yang dapat menikmati hajat manusia.
- Roh2 yang dapat menikmati darah manusia/ pendarahan manusia.
- Roh2 yang dapat diperintah/ digunakan/ disalah gunakan oleh manusia.
- Roh2 yang dapat menikmati sesajen yang disediakan manusia.
- Roh2 yang memperberat/ menumpangi/ menunggangi derita manusia.
- Roh2 yang “memasuki” dan mengendalikan tubuh manusia.
- Roh2 yang mengatur/ menguasai hal2 yang ada hubungan dengan kehidupan manusia misalnya :
pengawasan tanaman (padi), hewan, sungai, batu2-an, gunung, laut, angin, hujan dan lain2.
- Dari kelas2 tertentu ada roh2 yang melimpahkan seluruh eksistensi dirinya untuk beramal, yaitu
segala energi/ tenaganya, hanya menghayati rasa derita dari mahluk-mahluk lain. Bagi roh2 demikian pengejaran kebutuhan sudah tidak perlu, se olah2 sesuatu berjalan secara otomatis. Roh2 dengan derajat demikian adalah malaikat2.
Cara2 hubungan antara manusia dan roh yang berasal dari manusia antara lain :
- Memberi/ berusaha memberi bimbingan/ bantuan kepada manusia terutama kepada mereka yang
ada hubungan darah dengan almahum.
- Mengharapkan dari manusia mendapatkan pengampunan terhadap pelanggaran2, mendapat
wejangan dalam bentuk doa2 dan sesajen. (hidangan termasuk dalam bentuk kembang atau wangi2 an misalnya menyan dan lain2)
- Mengharapkan diingatkan oleh manusia jasa2 almahum.
- Mengharapkan supaya manusia menginginkan bantuan dari arwah almahum.
- Menginginkan dapat berkomunikasi dengan masyarakat yang ditinggalkan antara lain dengan jalan
“memasuki”/ mengendalikan tubuh manusia yang aktif dalam hubungan ini ialah arwah almahum.
Penjelasan : ad a. Memberi bantuan/ bimbingan sebab rasa kasih sayang terhadap keluarga/ famili yang ditinggalkan. ad b.1. Memberi ampun adalah mengikhlaskan yang berwujud sebagai getaran yang dapat mengurangi beban terhadap sipelanggar. Dapat dibayangkan sebagai usaha yang menarik kembali atau menetralisir gelombang (astral) kharisma amarah yang pernah dipancarkan oleh pengirim kepada pelanggar. 2. Doa2 ialah pengiriman gelombang seirama/ sederajat dengan memberi ampun. 3. Sesajen, hidangan (kembang), wangi2-an adalah bahan2 yang dapat digunakan sarinya sebagai kebutuhan mutlak yang dialamatkan/ sipenerima kebutuhan dapat mengikut sertakan kawan2-nya untuk menikmati bersama. ad c. Diingatkan oleh manusia jasa2 almahum dapat memberi kenikmatan kepada arwah, tetapi bobotnya tidak sebesar amal yang ditinggalkan. ad d.1. Bantuan arwah yang seirama kepada yang dituju adalah seirama tetapi tidak sebobot dengan amal yang ditinggalkan semasa hidup. 2. “Memasuki tubuh manusia ialah salah satu cara untuk menyampaikan amanat kepada keluarga yang ditinggalkan. Ada kalanya kesempatan ini digunakan untuk beramal dengan tujuan mengurangi keadaan sesat yang sedang dihadapi oleh arwah.
|