Pada umumnya jika kita menggunakan sesuatu harus ada imbalannya, misalnya menggunakan mobil harus membeli bahan bakar/ pelumas yang diperlukan untuk tenaga dan harus memelihara se-baik2- nya. Begitu pula jika memiliki hewan, kebun, sawah, rumah dan lain2 ada saja yang kita harus lakukan sebagai imbalan atas manfaat dari apa yang kita miliki. Bagaimanapun juga kita sebagai pemanfaat/ pemilik masih tetap menguasai status dan “tingkah laku” milik kita itu.
Lain halnya jika kita menggunakan roh2. Jika kita mempunyai ikatan/ kontrak dengan roh2, kita harus memenuhi imbalan/ syarat. Jika kita lalai, maka akan ada sanksinya dengan akibat yang bisa fatal bagi kita sendiri. Berat atau entengnya syarat dan sanksi tergantung pada kaliber/ kelas/ derajat dari roh yang kita gunakan. Mengenai syarat2 pemeliharaan dan penggunaan adalah hal yang diketahui oleh yang menggunakan (termasuk pantangan). Sanksi dalam hal lalai, pada umumnya tidak diketahui/ disadari oleh yang menggunakan. Sanksi2 ini terlaksana dalam berbagai bentuk/ gejala antara lain :
- Sakit2 dalam (organ2)
- Sakit2 luar (kurap, bisul, adakalanya dibagian tubuh tertentu, misalnya kurap dipunggung)
- Rejeki susah sekali
- Kedudukan/ jabatan goyah/ goncang
- Kehilangan kawan2
- Banyak dimusuhi orang
- Di-mana2 mendapat tantangan
- Sering mendapat kecelakaan2 tertentu
- Kena dipukul orang
- Tidak tenang
- Hilang kepercayaan diri
- Rasa ketakutan tanpa alasan
- Mendengar/ melihat hal2 yang mengerikan yang tidak terdengar/ terlihat oleh orang lain.
- Merasa dikejar
- Tidak puas dan kecewa
- Berbuat hal2 yang tidak wajar yaitu gila
- 1Lumpuh
- Buta tidak sesuai umur
- Tuli tidak sesuai umur
- Mati tidak wajar misalnya terbakar, tenggelam, bunuh diri, terbunuh, tertabrak dan lain-lain.
- Dan masih banyak bentuk2 lainnya.
Jangan mengambil kesimpulan bahwa siapa saja yang mengalami gejala2 tersebut adalah orang2 yang pernah mengadakan ikatan2 dengan roh2. Perlu diketahui bahwa dalam ikatan dengan roh2 dari kelas tertentu orang yang bersangkutan akhirnya diperbudak/ dipermainkan oleh roh dengan bentuk2 yang tertera diantara gejala2 yang tersusun diantara daftar kodrat.
|