Tujuan agama ialah membawa manusia ketingkat hidup yang positip dalam arti tenang, tidak tegang, damai kedalam diri dan damai keluar antara sesama manusia.
Perlu dimengerti bahwa mencapai tujuan ini hanya dengan tingkah laku yang nyata. Jalan yang dapat ditempuh ialah :
- Memahami ajaran2 agama, mengerti serta dapat menafsir/ mengupas arti dari isi ajaran dan
mengetahui pelaksanaannya dalam praktek se-hari2. Lebih mantap lagi jika menguasai ilmiahnya.
- Mempelajari langsung dari kehidupan bermasyarakat apa yang baik dan apa yang tidak baik dari
pengalaman se-hari2 dimasyarakat, yaitu kesimpulan dari masa2 lampau hingga sekarang yang dianggap benar dan baik oleh masyarakat.
Banyak contoh2 dan teori2 yang dapat diambil dari sejarah, tulisan2 yang ada atau dongengan2 yang cukup berbobot. Untuk gampang menelaah ajaran2 apapun harus tinggi kemampuan memahami sebab dan akibat dalam segala hal. Sebab dan akibat adalah proses alam yang mutlak dan berlaku menyeluruh dialam semesta sebagai hukum alam/ hukum ilahi.
Hasil-hasil yang dapat dicapai :
- Tenang dan bahagia
- Psihis sehat
- Phisik tidak banyak terganggu
- Firasat meningkat
- Bola pelindung menebal
- Lebih banyak dapat menghindarkan hal2 yang tidak diinginkan.
- Banyak kawan
- Tidak kuatir kemana saja ingin pergi
- Meningkat potensi/ kemampuan kharisma
- Meningkat kemampuan spirituil/ abstrak
- Mengetahui kapan akan mati
- Mengetahui saat2 naas, termasuk saat2 kemungkinan akan mati sebelum waktunya.
- Setelah meninggal tidak banyak menghadapi hal2 yang mengerikan.
- Dialam halus ada kemungkinan mendapat kesempatan memberi bimbingan pada umat yang masih
hidup.
- Banyak kemungkinan tidak akan menitis/ lahir kembali.
- Dan masih banyak hal2 positip yang dapat dijangkau dengan menjalan hidup atas dasar Damai,
Amal, Karya.
|