Sampai sekarang agama diajarkan oleh penyebar dan diterima oleh penganut tanpa adanya pengupasan yang memberi satu pengertian mengenai maksud dan tujuan dari ajaran agama secara ilmiah dan masuk akal.
Jika agama disebarkan secara ilmiah, tidak mungkin bisa timbul lebih dari 1 pengertian dan tidak mungkin perpecahan yang ada kalanya melahirkan sekte2 baru dalam satu agama.
Akan tetapi timbul pertanyaan2 :
- Apakah agama bisa diilmiahkan ?
- Apakah ada atau pernah ada buku2 dimana ilmiah ini tercatat ?
- Ajaran agama manakah yang mempunyai buku2 demikian ?
- Jika ada buku2 demikian, apakah ada yang memahami isi buku2 itu secara mendalam ?
- Jika ada yang memahami secara mendalam dan menyampaikannya kepada umat, bagaimana umat
bisa mempercayai pengupasan/ penjelasan orang itu ?
- Apakah menerima pengupasan/ penjelasan boleh disambut oleh umat dengan tuntutan mengenai
logikanya, artinya penjelasan yang masuk akal ?
- Apakah menerima dengan dasar yakin dan percaya saja bisa menjamin bahwa sipenerima
mengetahui sepenuhnya maksud dan tujuan ajaran ?
- Apakah semua pendengar/ penerima penjelasan menanggapi dengan pengertian/ gambaran yang
sama ?
- Jika tidak demikian, artinya penyampaian tidak sama, apa akibat dari penjelasan pendengar2 itu
kepada penerima berikutnya ?
- Sesudah sekian kali diturunkan berurut dari penerima satu kepenerima berikut dan selanjutnya,
bagaimana persamaan atau perbedaan bayangan gambaran dari masing2 anggota penganut suatu agama akhirnya ?
- Dasar pengetahuan apa yang harus menjadi landasan untuk memahami ilmiah ajaran agama
- Apakah benar, bahwa agama tidak bisa dan tidak boleh diilmiahkan ?
- Jika boleh diilmiahkan kapan tiba waktunya ?
|