Kebudayaan dan Ilmu pengetahuan

    Tiap  kelompok atau group masyarakat mempunyai  suatu/ tatacara hidup tertentu.
    Adakalanya  group  atau kelompok itu  sampai  meliputi masyarakat  satu pulau, daerah, suku,  bangsa,  
    negara atau sampai beberapa negara atau satu benua. Sebenarnya  dari beberapa group, kelompok,  
    suku,  ada inti2 kebudayaan yang sama & ada juga yang berbeda.

    Titik permulaan dari suatu kebudayaan adalah kebiasaan suatu  group/ kelompok masyarakat yang  
    menyusun  cara hidup bersama/ berdampingan/ bertetangga dalam keadaan tersendiri/  terisolir/  jauh
    dari  komunikasi  dengan kolompok lain.
    Kebiasaan  sebagai dasar hukum setempat menjadi  suatu standart yang harus ditaati bersama
    (bermasyarakat)  & berlaku seperti undang2.

    Undang2 kebudayaan itu antara lain :
    Dalam  hal perkawinan, kelahiran, kematian dan  saling hormat menghormati satu sama lain.
    Selanjutnya  dipengaruhi oleh kepercayaan  berdasarkan animisme, agama dan lain2.
    Kesemuanya itu diiringi oleh rituil2 tertentu.
    Kepercayaan  tersebut diperluas lagi dengan  keyakinan atas  adanya suatu kekuasaan gaib yang
    mengatur/  menì guasai  seluruh daerah/ negeri/ alam semesta  sehingga rituil2 diberlakukan juga dalam
    hubungan dengan karya. misalnya : rituil/ upacara menanam  (padi,  jagung), upacara panen, berburu,
    menangkap ikan dan lain2.
    Cerita2  dongeng dapat mengundang terciptanya  rituil2 terhadap  gejala2 alam, missalnya banjir,
    gempa  bumi, gerhana bulan, gerhana matahari, wabah penyakit, wabah hama dan lain2.

    Diantara  masyarakat/  kelompok ada orang2  yang  bisa mencapai  suatu  kemampuan mistik dengan  
    gejala  luar biasa.
    Orang2  demikian dianggap sebagai  pemuka2  masyarakat seperti  bisa diangkat menjadi pemimpin,
    kepala  suku, kepala bala tentara dan lain2.
    Kehadiran orang2 demikian ditafsir sebagai hasil  dari tatacara  hidup  setempat dan  memperkuat  
    kepercayaan masyarakat terhadap bobot kebudayaan mereka. Meningkatnya  bobot kepercayaan
    menjurus kepada  fanatisme dan mempertebal tembok pemisah (isolasi)  antara kelompok itu dengan
    kelompok2 lain.

    Tembok  pemisah sukar ditembus oleh  kebudayaan  lain, sehingga   pertentangan  kebudayaan  bisa   
    melahirkan perang  dengan  sebutan  “perang  suci”  atau  “perang sabil”.
    Bisa  saja  satu  kelompok kalah  dalam  perang,  akan tetapi sikap tertutup/ terisolir terhadap group  
    pemenang masih tetap dilanjutkan dengan berbagai cara. Isolasi  baru bisa mengendor sesudah suatu
    masa  cukup lama dengan adanya toleransi sebab perkawinan,  saling membutuhkan, saling
    menghormati, saling percaya.

    Cara  lain  yang bisa  mempercepat  hilangnya  isolasi adalah  ilmu pengetahuan dengan hasil  teknologi  
    yang dibutuhkan oleh kelompok2 fanatik kebudayaan.
    Dapat  disimpulkan  bahwa  teknologi  adalah  jembatan ampuh antara kebudayaan, suku, bangsa.
    Akan  tetapi  perdamaian antar bangsa  (umat  manusia) bisa  saja  dibahayakan oleh perlombaan  antar  
    bangsa mengadu  kekuatan  hasil teknologi  modern  yang  bisa mengundang  perang  dunia  dahsyat  
    dan  menghancurkan peradaban yang telah dicapai.

    Bahaya  perang  dunia  bisa  dihindarkan  jika  antara manusia/ bangsa dipegang/ diperkuat :
  1. Kesadaran dalam arti yang  berlandasan  agama D.A.K.)
  2. Menekan emosi
  3. Sikap toleransi

    Tiga kelompok/ group masyarakat mempunyai suatu  tataì cara hidup tertentu .
    Ada kalanya group/ kelompok diatas meliputi masyarakat satu pulau, daerah.
    Pertanyaan2 yang timbul dari orang2 awam :
  1. Apa yang dimaksud dengan hidup tenang ?
  2. Apa hakekat dari manusia ?
  3. Bagaimana hubungan manusia dengan alam/ mahluk lain dari berbagai jenis ?
  4. Bagaimana  sikap  manusia  seharusnya/  semestinya/ seyogianya didunia/ dialam ini ?
  5. Bagaimana caranya mengetahui potensi yang terpendam dalam  diri sendiri dan bagaimana  
    mengembangkannya sehingga bermanfaat maksimal ?

    Harus dijawab sebagai berikut :
    Setelah terpancing orangnya menghadapi derita.  lebih2 menghadapi berbagai derita, perlu diberi
    jawaban sebagai berikut:  
  1. Kami  sendiri  yakin, bahwa kami masih  jauh  dari bersih.
  2. Menurut  teori yang kami kenal  dan  kami  yakini, seseorang yang mengarah ketingkat mendekati
    kebersihan, tidak mungkin menderita.
  3. Jika  seseorang merasa dirinya sudah bersih,  tapi menyadari bahwa dirinya masih mengalami/
    menghadapi derita, sebenarnya pada pribadi orang itu  terkandung  tanpa disadarinya suatu  
    tuntutan/  tuduhan, bahwa tuhan tidak adil.
  4. Jika seseorang benar2 mendekati kebersihan, mutlak dan  pasti pada diri orang itu timbul dengan  
    sendirinya  kekuatan2 mistik tanpa berguru  dan  tanpa belajar dari seseorang yang dapat
    dianggap sebagai guru.
  5. Tiap orang mempunyai potensi kekuatan mistik dalam dirinya yang tersusun sebagai arsip
    menurut urutan tertentu.
  6. Seluruh  arsip itu susah atau tidak  bisa  berkembang/  berwujud  disebabkan oleh kabut  dosa  
    yang mengeliliginya.
  7. Menuju kebersihan dapat digambarkan sebagai berkurang/  menipisnya  dosa  tadi,  sehingga   
    potensi mistik mulai bersinar keluar.
  8. Potensi yang per-tama2 keluar adalah yang  teratas dalam susunan arsip potensi2.
  9. Jika  potensi  yang  telah  berkembang  digunakan/ diaktipkan sebagai amal, dengan sendirinya
    potensi berikutnya akan tembus keluar pula.
  10. Tiap  potensi yang telah keluar  dan  dimanfaatkan untuk beramal, mengundang keluarnya
    potensi2  berikutnya.
  11. Harus disadari bahwa mencapai/ membulatkan sesuatu yang  positip, tidak mungkin dalam  
    waktu  singkat dan  dengan cara yang gampang, tapi pasti  melalui ketabahan/  perjuangan dan
    memerlukan  waktu  yang cukup lama.
  12. Sesuatu yang negatip gampang sekali tercapai.
  13. Suatu  kemauan  yang  menjurus  kesuatu  keinginan bernada keras gampang sekali berubah
    menjadi nafsu yang mengundang mahluk2 halus (setan, iblis,  jin) yang bertentangan dengan
    ajaran tiap agama.
Ada Pertanyaan ? Joint Group Hidup Tenang
Sebelumnya
Berikutnya
    PT. Cipta Mulia Sentosa menyediakan filter air, sparepart dan media filter
    untuk semua kebutuhan memproses : Air bersih untuk pabrik AMDK,
    Franchise Isi Ulang, Air Murni & Ultra Murni untuk proses produksi &
    Farmasi, Air Langsung di Minum dengan teknologi Reverse Osmosis dan Ultra
    Violet untuk Karyawan, Rumah Sakit, Pabrik, Kantor, Rumah tinggal dll.