Animisme adalah kepercayaan yang a.l. meliputi :
- Di-mana2 ada roh2 halus bermukim atau berkeliaran.
- Roh2 halus dianggap lebih berkuasa dari pada manusia dan mengatur se-gala2-nya.
- Nasib manusia ditentukan oleh roh2.
- Roh2 dibagi atas berbagai kelas yang ada hubungan dengan kekuasaan mereka.
- Roh2 bisa mengganggu ketenangan manusia dalam berbagai hal dengan berbagai corak.
- Manusia dapat bermohon pada roh2 apa yang diinginkan.
- Untuk bermohon perlu adanya upacara2 dan atau sesajen atau mantra tertentu.
- Diantara masyarakat ada orang2/ individu2 yang dianggap mahir berkomunikasi dengan roh2.
- Permohonan yang dapat diajukan oleh manusia kepada roh2 antara lain :
- Penyembuhan penyakit
- Keselamatan seseorang, keluarga, marga, suku, bangsa.
- Bercocok tanam
- Terhindar dari gangguan hama tanaman
- Kerukunan
- Berburu supaya berhasil dan selamat
- Selamat dalam perjalanan jauh, berperang.
- Terhindar dari gangguan bencana alam. misalnya : banjir, gunung meletus, gempa bumi,
kebakaran, gangguan cuaca dan lain2.
- Selamat melahirkan
- Masuk sorga setelah melahirkan
- Keselamatan membangun rumah, masuk rumah baru
- Mencapai kedudukan (jabatan/ fungsi/ kekayaan)
- Dan masih banyak hal2 yang dapat dimohon oleh manusia dari roh2.
Untuk tujuan ini berbagai upacara dilakukan atau sesajen disiapkan baik ramai2 bersama ataupun sendiri2 sebagai perorangan. Ditiap masyarakat ada orang2 tertentu yang mahir dan bertindak sebagai imam atau pendeta/ guru dengan berì bagai kemampuan yang menakjubkan.
Guru demikianlah menjadi tempat bertanya dan bermohon untuk mencapai tujuan. Kepercayaan ini menjadi kebudayaan dan dipegang teguh oleh para penganut.
Ada kalanya anggota2 masyarakat dari suku/ marga sudah menganut agama kristen atau islam, tetapi kebudayaan berdasarkan kepercayaan animisme dari nenek moyang masih terbawa, walaupun jelas bahwa hal diatas dilarang oleh ajaran agama yang telah dianut.
Ada pula orang2 penganut agama yang berasal dari keturunan bukan animisme malah terjun kesuatu kepercayaan berasal animisme untuk mencapai tujuan tertentu.
Lebih banyak bukti terwujudnya/ tercapainya yang diinginkan, lebih tebal kepercayaan walaupun orang yang bersangkutan tetap mempertahankan agamanya.
Dari data2 yang dapat dikumpulkan ternyata bahwa jumlah suku2 animisme yang memasuki agama2 tertentu bertambah, akan tetapi tanpa melepaskan kebudayaan animisme.
Sebaliknya pengaruh animisme dalam hal2 tertentu meluas pula, tanpa disadari mereka yang terpengaruh oleh keajaiban yang tercapai.
Timbul pertanyaan2 sebagai berikut :
- Apa sebab animisme dilarang oleh agama ?
- Apa untung ruginya menganut kepercayaan animisme sebagai landasan hidup ?
- Apa sebab para penganut agama masih terpengaruh oleh kepercayaan/ kebudayaan animisme
- Mana yang benar dan mana yang salah ?
- Dari mana sebenarnya asal kata animisme dan apa arti aslinya ?
Jawaban/ penjelasan (singkat) ???
|