Terhadap pendekatan/ perdamaian antar manusia. Agama adalah suatu pelajaran universal yang mempunyai maksud tujuan :
- Cinta kasih antara sesama manusia
- Selamat dunia akhirat
- Tenang menghadapi apa saja
- Dan lain2.
Dengan lain perkataan :
- Damai antar umat manusia
- Tidak menghadapi kejutan/ siksaan/ derita lahir bathin.
- Santai/ bahagia dalam hidup.
- Dan lain2.
Sejak ribuan tahun agama disampaikan melalui para nabi dengan berbagai nama dan corak serta cara sesuai situasi dan lingkungan setempat dimana para nabi menjalankan tugas mereka. Kita cenderung mengatakan bahwa agama tidak mencapai sasarannya, sebab manusia masih tetap hidup dalam pertentangan, ketegangan, derita, perang kecil, perang besar dan lain2.
Kesimpulan demikian agaknya terlalu radikal, kejam, se-olah2 tidak melihat hasil2 positip dari ajaran berbagaì agama. Tanpa ajaran agama, manusia akan jauh lebih kejam antara sesamanya. Sebagai contoh kita perhatikan masyarakat di-negara2 dengan per-undang2 an yang melarang ajaran agama. Alangkah banyaknya derita yang mereka hadapi, saling mencurigai, saling membenci dan lain2 sebagainya, sampai pada perasaan diperbudak oleh segelintir pemimpin yang tidak menghiraukan hak2 azasi tiap insan yang dikuasai.
Kita dinegara Pancasila boleh berterima kasih. Memang benar masih ada saja keluhan, tapi harapan akan perbaikan tetap ada dan kenyataannya kita harus akui bahwa tiap kali ada saja perubahan/ perbaikan keadaan yang diidam2-kan.
Ingatlah : Sesuatu yang positip tidak mungkin tercapai dalam waktu singkat. Agama telah meluas keberbagai peloksok dunia dan mempererat kesatuan antara sesama penganut agama yang sama, menimbulkan rasa persaudaraan sehingga lambat laun melunturkan rasa perbedaan antara marga, suku dan bangsa. Pancasila menambah bobot yang melunturkan rasa perbedaan antar agama. Teknologi memang telah menembus isolasi kebudayaan, mengerakan komunikasi, tapi bukan mengeratkan rasa persaudaraan. Diperbagai peloksok dunia masih ada saja pertikaian/ perang antar suku/ bangsa yang menganut agama yang sama.
Pertanyaan : I. Dimana letak kesalahan ? Jawaban :
- Lanjutan isolasi berdasarkan perbedaan kebudayaan masih belum hilang sama sekali/ antara suku/
bangsa yang berperang.
- Karena ilmu pengetahuan/ peradaban masih rendah sehingga isolasi kebudayaan masih
berlaku terus.
- Pengejaran akan materi/ duniawi tidak terkuasai.
- Fanatisme dalam agama masih merajalela.
- Ajaran agama mulai meluntur sebab dipengaruhi oleh teknologi/ materi yang disebabkan secara
rasionil (masuk akal).
II. Jalan apa yang harus ditempuh supaya tujuan agama betul2 bisa dicapai ? Jawaban :
- Ajaran agama tidak boleh hanya sampai pada sareat2 saja.
- Ajaran agama harus ditingkatkan sampai pada pengertian dan kepahaman yang luas dan
mendalam, yaitu sampai tingkat hakekat.
III. Bagaimana caranya ? Jawaban : Agama harus disebarkan dengan teori yang mengupas mekanik alam secara luas dan mendetail. Artinya harus dengan teori yang memperinci secara rasionil ilmu pengetahuan yang sebenarnya terkandung dalam diajaran agama dalam bentuk singkat dan padat.
|