Manusia adalah mahluk yang paling sempurna

    Istilah “manusia paling sempurna” sering diucapkan tanpa dipahami dengan tepat arti yang sebenarnya
    secara mendalam dan terperinci.
    Gambaran mengenai istilah diatas adalah sebagai  berikut :
  1. Pada umumnya hanya diperbandingkan kemampuan manusia  dan kemampuan mahluk tanaman
    dan hewan dengan pengertian bahwa mahluk2 dikuasai dan dapat  dimanfaatkan oleh manusia.
  2. Manusia  diberi  tempat/  derajat  tertinggi  oleh tuhan.
  3. Manusia adalah yang paling disayang oleh Tuhan.
  4. Manusia adalah satu2-nya mahluk yang mengakui  adanya Tuhan dan kekuasaannya.
  5. Manusia menyembah pada Tuhan.
  6. Hanya manusialah yang ber Tuhan.
  7. Manusia dapat berdialog dengan Tuhan.
  8. Manusia diistimewakan/ dianak emaskan oleh Tuhan.
  9. Hanya manusialah yang berimam dan berbudi.
  10. Dan masih banyak ilustrasi lainnya.

A.  Kesimpulan :
    Ucapan “manusia sempurna” lebih banyak bernada pujian terhadap manusianya sendiri.

B.  Akibat :
    Dengan pujian ini manusia melihat dirinya sendiri sebagai paling super diantara semua ciptaan
    tuhan.

C.  Hasilnya :
    Memberi  perasaan pada manusia bahwa  pada  dirinya terdapat/  terkandung paling banyak hal2
    positip dibandingkan dengan mahluk2 lain.

D.  Keyakinan :
    Segala sesuatu dianggap oleh manusia sebagai materi yang disiapkan/ disediakan oleh Tuhan
    untuk kepentingan manusia.

E.   Efek2 lain :
  1. Manusia tidak menghiraukan/ tidak  menyadari bahwa  tiap  ciptaan mempunyai suatu tingkat
    perasaan/ rasa dan bahasa.
  2. Rasa cinta kasih terhadap ciptaan lainnya  tidak ada pada manusia.
  3. Begitu pula manusia tidak dapat berdialog/ berkomunikasi dengan ciptaan lain.
  4. Manusia bertindak/ bersikap kasar terhadap semua ciptaan lainnya.
  5. Dan masih banyak lagi efek2 lain yang tidak membawa manusia ketingkat/ derajat yang
    seharusnya dapat dicapai olehnya.

F. Perbandingan :
    Dibandingkan dengan segala ciptaan lainnya dapat dikatakan  bahwa manusia adalah mahluk yang  
    paling kejam, lebih kejam dari pada hewan yang terbuas.
    Setelah mendengar penjelasan diatas, dan menyadari bahwa  memang demikianlah kenyataannya/
    faktanya, bisa timbul perasaan/ sikap sinis (mengejek) terhadap uraian “manusia mahluk
    sempurna”
    Apa memang benar pandangan ini ??
    Jika kita mengiakan sulit untuk dipersalahkan, sebab memang demikianlah kenyataannya.
    Akan tetapi kita yakin bahwa uraian “manusia sempurna” sudah sejak zaman para nabi,  berarti  
    kita harus  yakin juga bahwa hal itu mengandung  kebenaran.

Marilah  dengan keyakinan ini kita jajaki pandangan pandangan lain:
  1. Pada diri manusia terkandung berbagai potensi atau sumber  potensi yang dapat dikembangkan  
    semaksimal mungkin, yaitu :
  1. Potensi phisik
  2. Potensi psihis
  3. Potensi kharisma
  4. Potensi kodrat manusia yaitu arsip2/ rekaman2 dari kehidupan2 lalu.
  5. Potensi roh yang mempunyai kemampuan/ kesanggupan tertentu dan pengalaman lalu.
  6. Potensi astral dari badan materi
  7. Potensi  energi/  radiasi dari  tiap  sel  dalam tubuh.
  8. Potensi magnitisme
  9. Potensi hipnotisme
  10. Potensi komando sesuai kemauan/ keinginan
  11. Potensi meditasi
  12. Potensi berdialog dengan apa saja dialam semesta
  13. Potensi mengubah frekwensi dari tiap sel pada suatu  materi atau dalam tubuh  sendiri  menjadi
    frekwensi  tinggi dan bisa menghilang dari pandangan menjadi “demateri” dan berpindah tempat.
  14. Potensi2 lain sebagai pecahan atau perincian dari potensi2 tersebut diatas, atau sebagai efek
    lanjutan/ sampingan.
Ada Pertanyaan ? Joint Group Hidup Tenang
Sebelumnya
Berikutnya
    PT. Cipta Mulia Sentosa menyediakan filter air, sparepart dan media filter
    untuk semua kebutuhan memproses : Air bersih untuk pabrik AMDK,
    Franchise Isi Ulang, Air Murni & Ultra Murni untuk proses produksi &
    Farmasi, Air Langsung di Minum dengan teknologi Reverse Osmosis dan Ultra
    Violet untuk Karyawan, Rumah Sakit, Pabrik, Kantor, Rumah tinggal dll.