Timbul pertanyaan sebagai berikut :
- Apakah benar potensi2 itu ada pada manusia dan dapat dimanfaatkan ?
- Bagaimana manusia dapat meningkatkan potensi2 diatas dalam dirinya.
B. Penjelasan :
Dari sekian banyak potensi pada diri manusia, yaitu antara lain yang tercatat seperti diatas dari no. 1 s/d 14 dapat dikatakan bahwa yang gampang/ mudah dimengerti/ diterima adalah hanya potensi phisik/ potensi psihis.
2 potensi ini dapat juga dengan mudah dibuktikan dan dimanfaatkan oleh umum/ awam. Potensi2 lainnya tidak gampang dipahami/ dimengerti/ diterima, tidak mudah dijelaskan dan dibuktikan, susah dimanfaatkan oleh umum/ awam.
Untuk memahami/ mengerti/ menerima hal tersebut harus :
- Ada penjelasan panjang lebar dan terperinci serta masuk akal, ada logikanya.
- Ada keinginan dan keikhlasan dari pihak pendengar.
- Ada keinginan dari mereka yang ingin mengetahui.
- Ada dasar2 pengetahuan serta pengalaman tertentu dari pihak pendengar/ penerima.
- Tidak ada unsur/ sikap fanatisme dari pihak pendengar.
- Ada sikap terbuka dan unsur toleransi dari pendengar.
- Ada kritik positip/ membangun dari pendengar.
C. Dari zaman ke zaman telah terbukti bahwa diantara masyarakat selalu ada orang2 yang tergolong
mempunyai kemampuan diluar akal. Prestasi mereka diuraikan sebagai mujijat disebut mistik/ gaib dan sebagainya. Cukup banyak anggota masyarakat yang datang bermohon untuk berbagai kepentingan pada orang2 berkemampuan itu, baik untuk hal positip ataupun negatip.
Ada juga orang2 yang belajar dari pembimbing/ guru untuk mencapai potensi2 tersebut. Ada pula yang mencapai kemampuan tertentu tanpa berguru. Harus diakui bahwa tidak semua jenis potensi dapat dijangkau dengan mudah dan tidak tiap orang dapat mancapainya. Syarat untuk mencapainya tanpa berguru harus berpangkal pada bakat, lingkungan, mawas diri/ ketekunan yang dapat diuraikan yang tersusun dan terinci sebagai berikut :
- Kodrat kelahiran : yang mengandung rekaman dari kehidupan lalu dan pengalaman dari roh
yang bersangkutan.
- Lingkungan :
- Dimana seseorang dilahirkan dan dibesarkan, dibimbing, dididik, menempuh
pengetahuan dan pengalaman.
- Hal2 yang mempengaruhi phisik dan psihis secara umum/ khusus.
- Bobot serta nilai dari tiap pengaruh.
- Saat2 menerima pengaruh, sadar maupun tidak sadar.
- Radiasi2 setempat dari hal2 yang kongkrit atau abstrak.
- Pengaruh dari roh2 halus.
- Kesimpulan rasa nikmat dan derita tiap saat.
- Pengaruh - pengaruh cosmos (kosmis)
- Dan lain2.
- Mengutamakan hidup tenang.
- Damai, Amal, Karya sebagai dasar hidup untuk membawa diri.
- Kedewasaan yang terdiri atas 7 tingkatan diantara mana faktor dewasa rasa yang harus
didahulukan dan dipahami sebagai kompas dalam membawa diri.
Jaminan :
- Barang siapa yang dalam hidupnya selalu, tiap saat dan seterusnya berusaha mengukur perasaan
orang lain sebelum bertindak/ berbuat apapun dan menyesuaikan diri untuk mempertahankan damai pasti akan mencapai suatu perkembangan potensi mistik asli pada dirinya.
- Siapa yang memanfaatkan potensi gaib/ mistik asli untuk beramal dan bukan untuk kepentingan
diri sendiri, pasti akan dikaruniai dengan lebih dari 1 jenis potensi mistik.
- Siapa yang menyadari bahwa potensi mistik asli yang dimilikinya adalah untuk kepentingan umum
(orang lain) dan dengan demikian dia merasa wajib menolong orang lain dengan potensi ini, dapat dijamin bahwa dirinya se-olah2 tidak mengenal derita/ kegoncangan.
- Siapa yang mencapai taraf hidup demikian dapat digolongkan dalam jajaran manusia yang hidup
dalam kebahagiaan.
|