Istilah/ ucapan ini kita dengar dikalangan penganut agama islam dengan pengertian :
- Sesudah nabi Muhamad tidak akan ada lagi nabi lain.
- Orang yang menyebut dirinya nabi/ dianggap nabi oleh pengikutnya sesudah nabi Muhamad
adalah nabi palsu.
- Sebelum nabi Muhamad ada nabi2, termasuk nabi Isa (Yesus dan lain2).
Bagaimana pendapat/ pandangan penganut Agama kristen? Secara umum penganut Agama kristen mengakui dan meyakini :
- Nabi isa (Yesus) sebagai nabi terakhir, sedangkan Muhamad disebut sebagai orang pintar/
cerdas (genius man).
- Sesudah nabi Yesus akan muncul nabi2 palsu.
- Sebelum nabi yesus ada juga nabi2 yang diakui oleh orang2 kristen.
Kiranya penganut agama2 lain mempunyai istilah dan pengertian yang sama mengenai nabi mereka sebagai nabi terakhir. Bagaimana harus dipandang, ditafsir, dinilai dan diterima istilah dan pengertian serta keyakinan penganut2 agama itu ??
Marilah kita perhatikan hal2 berikut :
- Agama adalah suatu cara, sistim, ajaran yang mempunyai maksud dan tujuan supaya manusia
yang sebenarnya mahluk paling kejam dipermukaan bumi dapat hidup berdampingan dalam keadaan damai, tenang, bahagia, selamat dunia/ akhirat.
- Nabi adalah seseorang yang membawa berita baru yang sebelumnya tidak pernah diketahui,
diajarkan oleh orang2 lain.
- Agama adalah ajaran bermasyarakat.
- Antara anggota penganut satu agama bisa timbul perbedaan pendapatan dalam penafsiran ajaran
beragama.
- Agama ter-pecah2 dalam berbagai sekte.
- Timbul berbagai agama baru.
- Damai antara manusia sudah tidak terjamin.
- Merajalela kekejaman, kejahatan, perselisihan, sengketa, pertengkaran, permusuhan,
pertempuran, perang, kekalutan, ketegangan.
- Tujuan agama jauh dari tercapai.
- Dapat dikatakan :
Agama tidak mencapai sasarannya.
Setelah kita perhatikan kalimat2 tersebut diatas, apakah dapat dibenarkan kalau kita menyimpulkan dan berkata :
- Agama gagal mencapai tujuannya.
- Agama tidak benar.
- Agama mengundang peruncingan, pertengkaran.
- Agama adalah salah satu sumber pertengkaran, perang.
- Agama tidak dibutuhkan.
- Agama harus dihapuskan.
- Agama tidak ada logikanya.
Jawaban atas kesimpulan2 ini bisa ber-beda2, antara lain :
- Penganut agama yang tekun pada agamanya akan menjawab :
Kesimpulan2 ini salah, tidak benar, salah.
- Orang2 yang anti agama akan menyambut :
Tepat sekali kesimpulan2 itu.
- Penganut agama yang fanatik akan berkata :
Kesimpulan itu adalah pandangan dari orang2 murtad.
- Penganut agama yang ingin mencari kebenaran dan hanya yakin atas dasar logika akan
mempertimbangkan dengan sikap dan pendapat sebagai berikut :
- Uraian2 dari A - J adalah kenyataan, fakta2 yang sepintas lalu tidak bisa dibantah.
- Kesimpulan2 tersebut terlalu radikal tanpa memperhitungkan bahwa manusia bisa saja
keliru menanggapi suatu ajaran. ilmu, lebih2 jika ilmu tersebut mendalam sekali.
- Akan berusaha menggali inti dan pengupasan menuju logika walaupun merasa melanggar
istilah2 :
Manusia tidak akan menemui rahasia Tuhan.
- Yakin bahwa ajaran agama mutlak benar sebab banyak mujijat2 yang terjadi dan
menguatkan ayat2 yang tercantum dalam tulisan2 prihal ajaran agama.
Group/ masyarakat dari golongan ke 4 ini meningkat jumlahnya dari masa kemasa sesuai peningkatan ilmu teknologi yang menuntut logika.
Se-olah2 ada tuntutan masyarakat kearah :
Sesuai hukum alam/ hukum Tuhan tidak mustahil tuntutan tersebut akan dijawab atau dipenuhi melalui orang2 yang bisa menerima wahyu.
Jika orang2 demikian mendapat pengikut2, pasti pengikut2-nya akan mengakui orang itu sebagai nabi terakhir bagi mereka.
Semoga pada masa mendatang akan ada seorang nabi yang dapat mempersatukan semua ajaran agama dalam penger tian dan pengupasannya, sehingga damai antara umat manusia menjadi kenyataan.
Bersambung Penilaian terhadap nabi
|