Ciptaan yang terdekat pada diri dan kesadaran kita adalah tubuh kita sendiri.
Tubuh yang kita miliki itu sebenarnya tidak kita kenal seutuhnya. Lagi pula manusia pada umumnya tidak menyadari kekurangan pengetahuan itu dan juga tidak merasa perlu untuk mengenali tubuhnya secara mendalam dan menyeluruh.
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang dibantu oleh kemajuan teknologi, mulai dirasakan disadari bahwa banyak hal yang perlu dipelajari pada tubuh manusia. Tapi apa yang telah dicapai sampai sekarang ini masih sangat terbatas sekali.
- Anatomi
Pengetahuan yang sekarang ini sudah cukup banyak dikuasai adalah anatomi tubuh manusia, tapi itupun baru sampai pada tingkat rendah Sebab yang sudah diketahui baru sambung-menyambung antar organ secara phisik dan susunan organ sampai tingkat tertentu saja (sel2).
- "Inner Anatomi"
Yang masih harus digali lagi adalah anatomi yang lebih mendalam, hal mana kita sebut disini secara bebas/ sementara sebagai : "Inner Anatomi" (mungkin saja dihari kemudian diberi nama lain).
Yang dimaksud dengan iner anatomi ialah antara lain :
- Susunan/ kombinasi molekul2 pada tiap sel.
- Susunan/ kombinasi atom2 pada tiap molekul sel.
- Susunan/ kombinasi onderdil (bagian2) atom dalam tiap atom (sub/ atomic parts)
- Susunan/ kombinasi materi2 asal pada tiap onderdil atom.
- Jumlah zat asal pada tiap materi asal.
Pengetahuan sampai dengan ketingkat demikian menuntut ilmu pengetahuan umum yang luas dan mendalam sekali, hal mana mungkin belum juga tercapai dalam puluhan/ ratusan/ ribuan tahun mendatang.
Mudah2-an uraian ini menjadi dorongan bagi para ilmuwan pada masa mendatang untuk mencari jalan kearah yang dimaksud.
Yang perlu ditingkatkan ditambah, diperdalam, diketahui dalam tubuh manusia adalah :
- Proses2 alamiah menyeluruh.
- Potensi2 dalam jenis dan bobotnya.
- Manfaat potensi2/ proses2.
- Akibat negatif dari potensi2/ proses2.
- Proses kerja sama antar organ2.
- Proses2 diotak.
- Proses2 ditulang punggung.
- Proses2 sebab pertimbangan antara jahat dan baik, antara rasa nikmat dan derita.
- Proses2 persenyawaan serta efek2-nya.
- Proses berpikir dan akibatnya.
- Mekanik dan proses keturunan (genis).
- Proses terwujudnya lapisan bathin.
- Mekanik/ proses firasat, naluri, perasaan, rasa (insting, instuition, feeling)
- Proses ingatan.
- Proses mimpi.
- Proses penyakit psikosomatis.
- Proses/ mekanik dosa dan akibatnya.
- Proses/ mekanik amal dan faedahnya.
- Proses/ mekanik penuaan sel2.
- Proses bahan2 yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin kondisi tubuh dan jalannya proses
didalam tubuh.
Dan masih banyak proses dan mekanik2 lainnya dalam tubuh dengan berbagai akibat positif/ negatif kedalam tubuh manusia. Diantara sekian banyak yang belum disebut tadi, dapat diberi beberapa contoh unik, yaitu antara lain :
- Apa yang pernah dipikir, diucapkan, diperbuat oleh seseorang tertinggal sebagai rekaman
pada orang bersangkutan.
- Apa yang pernah dialami seseorang/ pernah dilihat/ didengarnya, tertinggal juga sebagai
rekaman pada dirinya.
Dari uraian ini bisa timbul pertanyaan bagaimana membuktikannya ??? Cara2 membuktikan antara lain sebagai berikut :
- Orang bersangkutan dihipnotis oleh seorang akhli dan dalam keadaan demikian akan
diceritakan oleh orang tersebut apa yang perlu diketahui dari pengalamannya.
- Orang yang bersangkutan dihadapkan pada seorang paragnot, misalnya untuk
disembuhkan dari suatu gangguan syaraf.
Paragnot menemui penyebab gangguan dan mungkin akan bertanya : Apa yang dialami menggagetkan/ mengecewakan pada waktu yang bersangkutan berumur tertentu ??
Atas pertanyaan tersebut orang yang bersangkutan dapat mengingat kembali kejadian itu. Dan masih banyak hal2 lain yang termasuk proses alamiah dalam tubuh manusia.
Bersambung Proses-proses dalam tubuh manusia II
|