ORIGINAL : I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, XI, XII, XIII, XIV, XV, XVI, XVII, XVIII, XIX, XX
|
|
|
BAB XIX : 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25
|
|
子 張 曰, 士 見 危 致 命,
zǐ zhāng yuē ‘shì jiàn wēi zhì mìng,
|
|
Suatu pengembangan berkata ‘Pahlawan bertemu dengan bahaya yang mengancam kelangsungan hidupnya,
|
|
見 得 思 義, 祭 思 敬,
jiàn dé sī yì, jì sī jìng,
|
|
Memperhatikan keinginan pertimbangkan dengan firasat / hati nurani, Rela berkorban mempertimbangkan penghargaan,
|
|
|
Matilah jika mempertimbangkan kemalangan, Sebaiknya seperti ini selama-lamanya’.
|
|
|
|
Tsze-chang's opinion of the chief attributes of a true scholar. Tsze-chang said, "The scholar, trained for public duty, seeing threatening danger, is prepared to sacrifice his life. When the opportunity of gain is presented to him, he thinks of righteousness. In sacrificing, his thoughts are reverential. In mourning, his thoughts are about the grief which he should feel. Such a man commands our approbation indeed."
|
Seorang pahlawan saat bertemu dengan bahaya yang telah mengancam kelangsungan hidupnya perlu mengamati kemampuan diri sendiri dan mempertimbangan/ minta petunjuk pada hati nuraninya. Ada dua hal yang menjadi pertimbangan seorang pahlawan, yaitu : Berjuang hidup dan mati, seandainya harus matipun dirinya tetap akan memperoleh penghargaan. Menangisi kemalangan nasibnya, mengapa sampai harus mempertaruhkan nyawanya sebagai seorang pahlawan. Orang seperti ini tidak memiliki kemungkinan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan biasanya jiwanya melayang pula.
|
|
Tzu-chang said, 'One can, perhaps, be satisfied with a Gentleman who is ready to lay down his life in the face of danger, who does not forget what is right at the sight of gain,' and who does not forget reverence during a sacrifice nor sorrow while in mourning.'
|
|
|
XXIII. Hero
The development says, 'A hero face danger and have been threaten life, Keep watching the ability than judge with righteous, Feel free to sacrifice after judge the respect, Will be death if judge humanity, Better be like that forever'.
|
|
|
|