Area kekuasaan dan Raja-raja yang berkuasa pada dinasti Shang dapat dilihat pada berbagai webside
yang menceritakan sejarah Cina.

Shang menulis semua aspek kehidupan sehari-hari, antara lain meramalkan masa depan, persembahan,
pergerakan tentaranya, hal-hal yang berkaitan dengan Upeti, perjalanan memburu, pembangunan
gedung, cuaca, penyakit, pertanian dan melahirkan pada tempurung kura-kura. Nama raja pertama telah
ditemukan tertulis pada tempurung kura-kura adalah WuDing yang memerintah kerajaan Shang pada 12
abad SM.

Pada masa-masa akhir dinasti Shang, raja mengambil alih tugas meramal yang biasanya dilakukan oleh
peramal kerajaan. Peramal kerajaan pada masa awal dan pertengahan dinasti Shang biasanya meramal
perjalanan raja dan kerajaannya. Beberapa raja yang berkuasa masa akhir dinasti Shang tidak lagi
meramal secara umum. Ramalan hanya dilakukan oleh achli-achli tertentu, a.l. ramalan tentang
peperangan, peraturan untuk penerus/ keturunannya.

Kebanyakan achli sejarah menarik kesimpulan, bahwa kepercayaan pada masa akhir dinasti Shang
merupakan cikal-bakal cara sembahyang sekaligus menjadi inti dari falsafah konghucu dan pola pikir
etnis China.
Raja-raja dan masyarakatnya memiliki  kepercayaan pada para dewa yang mengatur alam seperti dewa
bumi, dewa sungai, dewa gunung, dewa matahari dll. seperti raja yang memiliki kekuasaan mengatur
negaranya.
Pada saat seorang raja yang memiliki area kekuasaan meninggal, dipercaya secara otomatis menjadi
dewa dengan tugas mengatur bagian tertentu dari kehidupan/ alam.

Pada masa akhir dinasti Shang peralatan yang terbuat dari bronze diproduksi pada bengkel yang dikelola
oleh istana, antara lain : tempat makanan/ minuman, peralatan musik (tambur, bell berupa nao, zheng ,
ling). Tidak boleh dilupakan juga hasil karya berupa sajak/ syair dan hasil industri barang-barang
keramik.

Penerapan falsafah konghucu pada masa dinasti Shang dapat dijelaskan, sbb :

Bab V.16 menjelaskan manfaat memproduksi
Bab IX. 13 menjelaskan manfaat perdagangan
Bab X. 14 menjelaskan orang desa yang percaya tahayul.
Bab XI.12 menjelaskan belum mampu menangani urusan orang jangan bertanya urusan
setan/ roh halus.
Bab XIII. 22 menjelaskan untuk tidak meramal.
Dinasti Shang